Beranda Hukum & Kriminalitas Warga Kota Bandung dan Cimahi Tertipu Puluhan Ribu hingga Ratusan Juta Karena...

Warga Kota Bandung dan Cimahi Tertipu Puluhan Ribu hingga Ratusan Juta Karena Tergiur Vocher Hotel dan Modus Jual beli dengan Harga Murah

BANDUNG,Indikasi.id-Sejumlah reseller voucer hotel di Kota Bandung dan Cimahi jadi korban penipuan dengan modus jual-beli voucer hotel murah. Satu di antara korban yang bernama Putri (28) mengatakan, peristiwa itu bermula saat terduga pelaku berinisial YN mengunggah promo beberapa hotel dengan harga murah di Kota Bandung. Unggahan itu dilakukan melalui Instagram @skytrack.traveling. “Setelah ditransfer, keluar kode booking dari Agoda, tapi ketika H-3 dari waktu check-in, pembayaran dibatalkan dan ter-cancel secara otomatis sehingga tidak bisa check-in,” ujar Putri saat ditemui di Jalan Riau, Kota Bandung, Kamis (27/7/2023). Putri kemudian mencoba menanyakan kepada YN, namun ternyata tidak bisa dihubungi sampai saat ini. Belakangan, dia baru tahu YN ini merupakan residivis untuk kasus yang sama. “Kita awalnya cari nama dia di Google dan yang keluar paling atas itu putusan Mahkamah Agung (MA) dan ternyata dia seorang residivis melakukan penipuan dengan kasus yang sama,” katanya.

 Putri mengaku mengalami kerugian hingga Rp 52 juta akibat membeli voucer hotel bodong dari pelaku untuk dijual kembali kepada konsumennya. “Jadi, infonya itu dia sudah jual promo hotel itu sejak Mei 2023. Aku ngambil ke dia mulai Juni 2023. Lolos bisa cek in itu di bulan Juni aman, tapi yang tidak bisa cek in itu Juli sampai Agustus,” ucapnya. Putri mengaku, total ada sekitar 45 reseller yang turut menjadi korban dengan total kerugian sekitar Rp 450 juta.

“Jadi, pelaku itu membuka paket untuk reseller dan konsumen biasa. Kenapa kita tergiur karena harga hotel yang dia jual itu lebih murah 50 hingga 70 persen dari harga normal. Contohnya Hotel Pullman yang harga normalnya Rp 2 juta sama pelaku dijual Rp 700 ribu hingga Rp 800 ribu ke reseller,” katanya. “Ada orang tuanya di sana dan ngakuin kalau anaknya ini sudah keluar dari penjara dan sejak 26 Juni sudah pergi dari rumah. Tenyata pelaku ini di daerahnya sudah terkenal banyak kasus, bukan cuma ini,” katanya. Saat ini, pihaknya sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Bandung dan Polres Cimahi, pekan lalu dengan Nomor  laporanLP/B/614/VI/2023/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT. Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya mengaku akan mengecek laporan tersebut.

.